Telah lama terurai, dalam dinding baja berlapis.
telah menyebar, didekap rintih.
Disuatu bagian, keredupan, tergerak seluruh kebekuan.
Beramai ramai datang
Malam ini aku bertemu dengan semesta, aku bicara dengan nabi-nabi, dan para malaikat.
Aku kesepian
bahwa suatu ketika, aku terbangun dari tidur lelapku, memulai lagi setiap urutan yang sudah aku mulai, dan aku berlari, berjalan, sembunyi.
Aku terlalu naif, banyak yang belum sempat terujab padamu, lama membeku, hingga sadar dan menangis tersedu-sedu
Yogyakarta, Rabu 29 Januari 2020
Pukul 12:18 WIB
Tidak ada komentar:
Posting Komentar