Kamis, 09 Juli 2020

Serenata

Setiap perasaan dan garis waktu yang semakin maju.
Tiap detik dan masa terus melaju.
Membawa kebisingan dalam keadaan syahdu.
Dimana malam adalah nada.
Dan sinar matahari adalah senyuman.

Kala bukan disangka-sangka.
Demikian adanya.
Dua arah bersatu dalam kurun.
Udara sejuk, selingkaran kopi, ramah tamah.
Dibalut lestari budaya dan tradisi.

Bagaimana daya sajak, tersirat terasa.
Hari demi hari, waktu berjalan maju.
Mulai menipis makin bersinar.
Semakin resah.
Mencair, hangat.
Terukur.

Seperti gabungan bahasa ku.
Kesesuaian kembang, dan di bagian kedua.
Dalam ukiran dan doa.
Tak terelakkan.

Yogyakarta, Jumat 10 Juli 2020.
Pukul 02:37 WIB.




Rabu, 29 Januari 2020

Dekap

Telah lama terurai, dalam dinding baja berlapis.
telah menyebar, didekap rintih.
Disuatu bagian, keredupan, tergerak seluruh kebekuan. 
Beramai ramai datang

Malam ini aku bertemu dengan semesta, aku bicara dengan nabi-nabi, dan para malaikat.
Aku kesepian

bahwa suatu ketika, aku terbangun dari tidur lelapku, memulai lagi setiap urutan yang sudah aku mulai, dan aku berlari, berjalan, sembunyi.

Aku terlalu naif, banyak yang belum sempat terujab padamu, lama membeku, hingga sadar dan menangis tersedu-sedu

Yogyakarta, Rabu 29 Januari 2020
Pukul 12:18 WIB